Loading...

Monday, May 17, 2010

R.I.P. Ronnie James Dio

Jujur, saya adalah penggemar Black Sabbath yang cenderung akan jauh lebih memilih Black Sabbath era awal yang menurut saya lebih gelap dan bluesy dimana Ozzy Osbourne masih bernyanyi dan menjabat sebagai pangeran kegelapan dari Birmingham untuk band ini, ketimbang Black Sabbath setelah kepergiannya pada tahun 1979. Bagi saya Black Sabbath pada  masa - masa itu ("Black Sabbath", "Paranoid", "Master of Reality", "Black Sabbath Vol. 4",etc.) adalah era keemasan bagi Black Sabbath. Dan, dengan mendengarkan album - album Black Sabbath awal inilah yang telah membuat saya terseret ke dalam dunia kegelapan untuk menjadi pemuja riff - riff stoner dari Toni Iommi dan suara melengking klasik ala Ozzy Osbourne, tidak lupa bahwa kontribusi heaviness yang dipengaruhi duo rhythm section band ini, Geezer Butler pada bass, dan Bill Ward pada drum.

Mungkin Ozzy Osbourne akan selalu menjadi vokalis Black Sabbath favorit dan paling orisinil bagi saya, hal ini bagi saya tidak akan pernah diperdebatkan dan Ozzy Osbourne dengan Black Sabbath bagi saya adalah ibarat Kurt Cobain dengan gitar -- tak dapat dipisahkan.

Namun setelah kepergian Ozzy pada tahun 1979 itu, band ini mendapatkan pengganti yang tak kalah mengerikan dari frontman sebelumnya. Secara fisik dia bisa dibilang tidak terlalu tinggi untuk seorang kaukasian, namun bila sudah mendengar suaranya, semua orang akan lupa akan tinggi badannya itu dan mengira kalau dia adalah titisan Lucifer yang tertinggal di bumi. Orang itu bernama Ronald James Padavona, namun kebanyakan orang mengenalnya dengan nama Ronnie James Dio! 


Dia adalah pengganti posisi prince Ozzy dalam Black Sabbath pada saat itu, secara vokal karakter Dio dan Ozzy sangat berbeda. Bila Ozzy bernyanyi dengan style vokalnya yang melengking yang sangat pas bila dipadukan dengan riff - riff Black Sabbath awal yang berat dan bluesy, Dio bernyanyi layaknya seorang virtuoso hellraiser dimana sepertinya seluruh bumi dan neraka dapat mendengarnya bernyanyi. Bagi saya pribadi, karakter vokal Dio adalah karakter vokal yang amat powerful namun sangat harmnis secara bersamaan. Mungkin pertama kali kita mendengarnya akan terasa bagaikan iblis yang bersmfoni di bumi memanggil isi neraka untuk keluar. Karakter vokal yang pas dengan musik Black Sabbath yang lebih mengarah kepada New Wave of British Heavy Metal, dimana memang musik Black Sabbath pada saat Dio masuk dan menelurkan album pertama mereka bersamanya ("Heaven and Hell", 1980) adalah nuansa Black Sabbath yang berbeda dari sebelumnya. Pada album itu Black Sabbath sangat terdengar berbeda dengan era awal mereka bersama Ozzy, yang notabene lebih down tempo, bluesy, dan doomy. Namun, ini bukan berarti pada era itu progres Black Sabbath menjadi menurut. Bagi sebagian fans, termasuk saya sendiri mungkin benar bahwa kepergian Ozzy dan dinamika musik Black Sabbath yang cenderung berubah dari hakekatnya adalah sebuah kekecewaan. Namun, bila didengarkan kembali, Black Sabbath pada masa itu bisa dikatakan sebagai Black Sabbath yang sedang berevolusi. Dan, Dio dengan cara dan gaya khasnya sendiri membawa sebuah perbedaan yang dapat ditunjukan bagi fans Black Sabbath. 


Ia tidak ingin dikatakan menjadi bayangan Ozzy Osbourne pada band itu, tetapi ia ingin menahkodai Black Sabbath dengan gaya khasnya sendiri. Sudah jelas dan semua orang dapat menilai bahwa datangnya Dio pada band itu jelas bukan semata - mata untuk mencari pengganti Ozzy, tetapi untuk mencari vokalis dengan karakter kuat dan bisa membawa revolusi pada band. Dan bagi saya mereka sangat sukses dalam hal itu. Sehingga, secara pribadi saya berpendapat bahwa Black Sabbath era Ozzy dan Black Sabbath era Dio mempunyai pesan yang sama, yakni HEAVY METAL LIVES, namun mungkin cara penyampaian mereka yang berbeda.


Seperti yang saya katakan di atas tadi, saya jauh lebih mencintai dan menjadi pemuja Black Sabbath di era awal mereka. Mungkin hanya album Heaven and Hell yang saya dengarkan secara seksama, dan menurut saya walaupun bukan Ozzy yang mengisi vokal di situ, album itu harus saya akui sangat hebat. Saya jadi tahu, darimana band - band heavy metal dan NWOBHM era '80 seperti Iron Maiden mendapatkan salah satu inspirasi mereka. Menurut saya salah satunya pasti dari album Heaven and Hell itu. Dalam album itu lagu favorit saya adalah Heaven and Hell, suara Dio dan riff gitar Iommi benar - benar gila dan hidup pada lagu itu



Sebelum namanya mencuat sebagai seorang vokalis Black Sabbath dan menggantikan Ozzy, Dio pernah bernyanyi dan menjabat sebagai vokalis dalam sebuah grup band proyek mantan gitaris Deep Purple, Ritchie Blackmore yang bernama Rainbow. Sebelum itu ia juga mempunyai band yang bernama Elf. Saya belum pernah melihat bagaimana fisik para personil Elf, namun yang saya tahu dari suatu sumber bahwa rata - rata tinggi badan para personil Elf bisa dikatakan pendek, sehingga mereka memberi nama band mereka Elf. Correct me if I'm wrong. Ronnie juga mempunyai grupnya sendiri yang ia beri nama Dio. Dan, band ini melahirkan salah satu album paling hebat dalam sejarah musik heavy metal menurut saya, "Holy Diver". Coba tanyakan pada metalheads di sekitar rumah anda, pasti tidak ada yang tidak tahu album ini, atau paling tidak lagu Holy Diver itu sendiri. Terakhir yang saya ketahui Ronnie James Dio membentuk proyek heavy metal paling mutakhirnya, Heaven and Hell bersama Toni Iommi, Geezer Butler, dan Vinny Appice. Nama band itu diambil dari album pertama Ronnie bersama Black Sabbath.






Bila saya melihat Ronnie James Dio dari video - video penampilannya di atas panggung bersama band - bandnya itu, terlihat bahwa ia adalah seorang vokalis heavy metal yang sangat powerful dan amat gahar tentunya. Baik secara vokal dan secara aksi panggung, dua - duanya sama kuatnya dan sama spektakulernya. Namun, ketika saya menonton Metal : A Headbanger's Journey dan melihat Sam Dunne mewawancarainya dalam film dokumentasi itu, saya melihat bahwa secara karakter dan kepribadian Ronnie adalah seorang yang sangat ramah. Ia mau meladeni Sam Dunne dengan bersikap sangat gentlemen menurut saya. Dan, tanggapan - tanggapan yang ia berikan pada Sam sangat rendah hati dan sama sekali tidak sombong. Tidak ada kesan sedikit pun untuk menunjukkan kalau ia adalah dedengkot atau pencetus heavy metal, walaupun secara kenyataannya ia memang salah satu heavy metal gods yang dipuja ribuan fans di seluruh dunia. Namun, ia sama sekali tak menunjukan sikap tersebut. Walaupun memang, dalam wawancara itu kesan kegaharan Dio masih tetap ada. Dan saya rasa memang hal tersebut sangat melekat dengan seorang Ronnie James Dio.


Tidak lupa bahwa dalam film Sam Dunne itu diceritakan secara singkat bagaimana Dio menciptakan icon heavy metal, the devil horn finger sign. Dio menceritakan bahwa itu adalah sebuah tradisi superstition yang ia dapatkan dari neneknya yang berasal dari Italia, dimana tanda devil sign itu aslinya bernama "maloic" yang dipercayainya sebagai proteksi terhadap evil eye dari orang lain, atau bisa juga digunakan sebagai pemberi evil eye kepada orang lain. Alhasil di akhir wawancara itu Ronnie dengan rendah hati menyimpulkan bahwa bukan dia lah yang menciptakan devil sign itu, tetapi ia yang menyempurnakannya. Sehingga, kini tanda devil sign itu telah lengket menjadi icon bagi heavy metal dan para penggemarnya di seluruh dunia. Thanks to Ronnie James Dio! \m/



Mungkin bagi kalian die hard metal fans kalian sudah tahu maksud dan tujuan dari saya menulis postingan ini. Ya, ini adalah tanda apresiasi dan ucapan selamat tinggal saya sebagai seorang penggemar heavy metal dan Ronnie James Dio. Seperti yang sudah kita ketahui bahwa Ronnie James Dio baru saja meninngalkan kita. Dari berbagai sumber yang saya dapat, Ronnie meninggal dunia di umur 67 tahun pada tanggal 16 Mei 2009 kemarin, pukul 07:45 waktu setempat. Setelah sehari sebelumnya beredar berita di jejaring sosial bahwa ia telah meninggal dunia, namun berita pertama tersebut ternyata adalah sebuah kesalahan, Dio masih dinyatakan hidup pada saat itu. Namun, kini telah dipastikan salah satu putra terbaik heavy metal telah wafat dan kembali pada asalnya. Sudah tentu ini bukan saja duka bagi fans Elf, Rainbow, Black Sabbath, Dio, Heaven & Hell saja, tetapi juga duka yang mendalam bagi semua metalheads di seluruh dunia. Kepergian Ronnie James Dio merupakan kehilangan yang besar bagi heavy metal. Selamat jalan, Ronnie James Dio. Have a nice ride.
***

Petikan kalimat - kalimat berikut adalah perkataan Wendy Dio, isteri sekaligus manajer dari Ronnie, yang diambil dari situs resmi Ronnie James Dio, http://www.ronniejamesdio.com/


Message from Wendy Dio
Today my heart is broken, Ronnie passed away at 7:45am 16th May. Many, many friends and family were able to say their private good-byes before he peacefully passed away. Ronnie knew how much he was loved by all. We so appreciate the love and support that you have all given us. Please give us a few days of privacy to deal with this terrible loss. Please know he loved you all and his music will live on forever.
- Wendy Dio



R.I.P. 
RONNIE JAMES DIO
(1942 - 2010)

Currently listening : 

Black Sabbath - Heaven and Hell



Buayasumur.

0 comments:

Post a Comment